Kamis, 21 November 2013

Consumer Price Index

Consumer Price Index ( CPI ) is the count or the average change in retail prices of a basket of goods and services. Index CPI and PPI inflation rate is used. While the rate of inflation calculated based on the interest rate. Use the inflation rate as an indicator of economic fundamentals is to reflect the level of GDP and GNP to the actual values. Value of real GDP and GNP is a very important indicator for an investor to compare the opportunities and risks of investment in foreign countries. One way the government in tackling inflation is by raising policy interest rates. While the gross national product ( GNP ) is the total production of goods and services produced by a country's population residing either / domiciled in the country and outside the country in a given period. Gross domestic product ( GDP ) is the sum of all goods and services produced by a country both by domestic companies and by foreign companies operating in the country at a time / period.

Producer Price Index ( PPI ) is an index that measures the average change in prices received by domestic producers for each output produced in each level of the production process. PPI data collected from various sectors of the economy especially in the manufacturing, mining and agriculture.

Balance of payments is a balance sheet that consists of all activities of international economic transactions of a country, both commercially and financially, with other countries in a given period. Balance of payments reflects all transactions between residents, government, and employers of domestic and foreign parties, such as export and import transactions, investment portfolio, transactions between the Central Bank, and others. With the balance of payments is we know when a country had a surplus or deficit. Broadly speaking, the Balance of Payment is divided into two parts, namely :

Balance of trade is the difference between total exports and imports of goods, services and transfers. In the calculations, the trade balance does not include the transactions of financial assets and liabilities ( debts ). This data is an indicator of the trend of foreign trade is a net flow of total exports and imports of goods and services as receipts or income. With the export transaction will be accepted a sum of money which will increase the demand for the currencies of exporters. Vice versa on import of goods and services where the amount of money must be spent to pay for the goods and services we import, it will increase the country's currency will offer importers.

Capital flow is direct investment and indirect investment, which in direct investment, foreign investors make an investment in real assets such recently built factories, office buildings dll.Investasi is usually long term. While indirect investment can we meet in the financial instrument investment. For example, an investor buying shares or bonds in the Indonesian market. The investor then must exchange their currency into dollars in order to buy stocks or bonds in Indonesia.

Senin, 18 November 2013

Asah terus kemampuan trading forex Anda melalui demo account

Mengingat investasi pada trading forex online dengan menggunakan uang real, sehingga apabila ingin mengusai segala bentuk dan teknik style trading anda sebaiknya gunakanlah akun demo terlebih dahulu secara maksimal.

Lebih baik Anda merasakan lelah untuk terus belajar dengan menggunakan demo account, sebab apabila Anda sudah berinvestasi pada akun real maka uang yang Anda investasikan adalah uang yang sebenarnya, mungkin uang yang Anda gunakan tersebut adalah uang dari hasil tabungan yang Anda sisihkan tiap bulannya dan kebayang bukan bagaimana Anda mengumpulkannya tiap bulan sehingga Anda dapat berinvestasi pada perdagangan trading forex online.

Sebaiknya kalau Anda datang sebagai pemula dalam bisnis ini ada baiknya mengikuti tips berikut untuk tahu bagaimana memulai berinvestasi pada perdagangan trading forex online. 

  1. Buat metode trading yang terarah serta terlatih dan tidak membuka posisi secara berlebihan yang mengakibatkan over trade dalam bertransaksi. Kesabaran dalam hal ini memegang peranan yang cukup penting serta evaluasi secara terus-menerus kemampuan trading dengan selalu berpikiran dan mempunyai komitmen yang kuat untuk membentuk sebuah strategi trading yang matang.
  2. Tentukan waktu trading secara tepat. Sangat penting bagi seorang trader untuk bisa menentukan saat kapan waktu yang tepat untuk masuk serta saat kapan juga untuk keluar market. Dengan melakukan waktu trading yang tepat akan memperbesar peluang untuk mendapatkan keuntungan serta meminimalis kerugian. Bukan masuk market disaat market sedang tidak beraturan.
  3. Jaga emosi trading. Agar mendapatkan keuntungan dalam trading forex online tidak hanya mengandalkan insting semata tetapi juga untuk tetap selalu menjaga emosi trading sangat sangatlah penting. Tiap hari tidak hanya seorang pemula saja, seorang professional trader juga banyak mengalami kerugian karena tidak mampu mengendalikan emosi dalam bertrading. 
  4. Manfaatkan kesempatan jangan sampai kehilangan momentum. Jangan hanya terpaku pada satu pair mata uang saja, disaat ada momentum dan kesempatan untuk bertransaksi pada mata uang yang lain kenapa tidak, untuk segera di action. Strategi trading yang matang dengan berbagai teknik tentunya akan menghasilkan keuntungan secara konsisten. Salam trader.

Selasa, 29 Oktober 2013

Conference Board Consumer Confidance

Hari ini berita untuk US ada news CB Consumer Confidance (Conference Board Consumer Confidance). Mata uang EURO uptrend dalam minggu ini di level harga 1.3830, kalau seandainya harapan kepercayaan konsumen AS meningkat maka kemungkinan pergerakan mata uang US akan menguat dan diperkirakan mendekati harga di 1.3700 untuk hari ini. Source:williamperkasa.

Conference Board Consumer Confidance AS

The Conference Board Consumer Confidence Index yang telah meningkat sedikit pada bulan Agustus, dan menurun lagi pada bulan September sehingga menyebabkan pelemahan terhadap DOLLAR. Indeks sekarang saat ini di 79,7 (1985 = 100 ), turun dari 81,8 pada bulan Agustus. Indeks tumbuh menjadi 73,2 dari 70,9. Indeks Ekspektasi jatuh ke 84,1 dari 89,0 bulan lalu.

Keyakinan konsumen AS menurun pada September karena kekhawatiran tentang prospek jangka pendek sementara ekspektasi untuk kondisi bisnis masa depan sedikit berubah. Penilaian konsumen terhadap bisnis saat ini di fokuskan pada kondisi pasar tenaga kerja, bagaimanapun, hasil nya akan lebih positif. Sementara kondisi ekonomi secara keseluruhan tampaknya telah cukup membaik.

Harapan konsumen AS, yang telah meningkat pada bulan Agustus lalu, dan menurun pada bulan September. Persentase konsumen mengharapkan kondisi bisnis membaik dalam enam bulan ke depan naik menjadi 20,9 persen dari 20,6 persen, kondisi kemungkinan terburuk nya adalah tidak berubah pada 11,0 persen.

Prospek konsumen untuk pasar tenaga kerja, bagaimanapun , tumbuh lebih pesimis. Mengantisipasi lebih banyak pekerjaan di bulan depan menurun menjadi 16,9 persen dari 17,5 persen. Proporsi konsumen mengharapkan pendapatan mereka untuk mereka tingkatkan menjadi 17,5 persen sementara bulan yang lalu hanya 15,4 persen.

Jumat, 25 Oktober 2013

Simple trading with william percent

Williams Percent Range (% R) is a dynamic technical indicator, which determines whether the market is overbought / oversold. Williams% R is very similar to the Stochastic Oscillator. The only difference is that% R has reverse scale and the Stochastic Oscillator internal smoothing.

To show the indicator in this upside down fashion, one places a minus symbol before the Williams Percent Range values ​​(eg, -30%). People should ignore the minus symbol when conducting the analysis.

It was developed by Larry Williams and compares the stock close to the high-low range over a given period, usually 14 days.

Simple trading with William Percent

Rabu, 23 Oktober 2013

Yen Jepang menguat terhadap 16 mata uang lain

Yen naik ke level terkuat dalam dua minggu terakhir terhadap dolar dan rebound dari level terendah serta mata uang Yen juga mengalami penguatan terhadap mata uang EURO selama empat tahun terakhir. Mata uang Yen Jepang menguat 0,9 persen menjadi 97,27 per dolar setelah menguat ke 97,16, level terkuat sejak 9 Oktober.

Yen Jepang menguat terhadap 16 mata uang lain

Minggu, 20 Oktober 2013

Octafx tidak menggunakan segregated account

Siapa sich yang tidak tergiur untuk mendapatkan keuntungan dari perdagangan dunia trading forex online. Apalagi saat ini banyak sekali broker forex yang menawarkan untuk menjadi IB (independen broker), disamping mendapatkan keuntungan dari setiap transaksi yang kita lakukan baik itu dalam membuka kontrak beli ataupun kontrak jual pada setiap transaksi forex online trading trader tersebut mendapatkan komisi dari setiap transaksi. Tetapi melihat broker forex seperti Octafx kenapa tidak menggunakan segregated account. 

Apakah setiap uang yang ditransferkan setiap nasabah dalam melakukan deposit menggunakan bank lokal seperti BCA, Mandiri dan BNI untuk transaksi perdagangan trading forex online di Octafx masuk ke dalam rekening perusahaan broker forex Octafx? Kenapa octafx memberikan kemudahan dengan memberikan deposit menggunakan bank lokal tetapi tujuan transfer nya kepada rekening perorangan kenapa tidak rekening perusahaan Octafx. 

Apa itu segregated account, segregated account itu artinya pemisahan rekening atau rekening terpisah, pemisahan antara rekening operasional perusahaan dengan rekening untuk dana nasabah. Dana untuk perusahaan tidak boleh dicampur-adukkan dengan rekening pribadi, tujuannya apa untuk menghindari penyelewengan dana agar dana tersebut ada yang mengontrolnya. Kalau di Indonesia dikontrol oleh lembaga kliring, lembaga kliring wajib meminta keterangan uang masuk dan uang keluar perusahaan setiap harinya di rekening Segregated Account. Sehingga manipulasi oleh perusahaan terhadap dana nasabah dapat dikontrol.

Nah bagaimana kalau pengumpulan dana public tidak dibuat segregated account, apakah dana nasabah akan aman terhadap investasinya. Bagaimana kalau terjadi penyelewengan atas dana tersebut mau nuntut ke siapa apakah bisa menuntut ke pihak ketiga, tidak bisa karena pihak ketiga tidak pernah menyatakan kepada nasabahnya bahwa anda dipaksa dibawah tekanan atau dalam sedang pikiran tertekan untuk mentransfer sejumlah uang kepada pihak ketiga, dan pihak ketiga juga tidak ada yang mengontrolnya, uang anda dan investasi anda, anda kumpulkan mungkin lebih dari satu tahun apakah uang tahu siapa pemiliknya sehingga uang anda mesti pergi meninggalkan anda, berfikir jernihlah dalam berinvestasi trading forex online, pilihlah broker forex yang menggunakan segregated account. /dikutif dari wallstreet.

Jumat, 18 Oktober 2013

Day Trading Strategies For Beginners

Profit or loss

Day Trading Strategies For Beginners. Know whether you are the model of retail trade, bought the same day and then sell back the same day. Why would they do such trading models. Maybe retail traders in online forex trading goals just take a profit when the market is undecided.

Or it could be due to factors based on capital, they do not mean menaham their capital for long, so there are benefits arising from any transaction they do in online forex trading profits with them directly grab minimize risk of course.

Many traders like the models that rely on the ability of a little market analysis using Bollinger Bands and moving average they had dared to directly market and execute market. If it clears. Succeed in the world of online forex trading only time will tell that every transaction you do right or wrong, profit or loss. source : http://williampercent.blogspot.com

Senin, 14 Oktober 2013

Pound entered the week in strong form, rallying 0.8 cents from 1.6020 to 1.6100

Although the United States remains entrenched in an unusual period of government shutdown, the Dollar managed to appreciate by just under half a cent against Sterling last week due to poor UK Manufacturing and Construction prints.

The Pound entered the week in strong form, rallying 0.8 cents from 1.6020 to 1.6100, as the Confederation of British Industry (CBI) reported that business sentiment jumped massively from 31.0 to a 17-year high of 53.0 in the third quarter.

Sterling stretched the US Dollar to a weekly high of 1.6124 on Tuesday as traders reacted to dark mutterings from White House officials appearing to confirm that Janet Yellen will replace Ben Bernanke at the helm of the world's most influential Central Bank next year. Yellen is seen as even more dovish than Bernanke and therefore she is expected to steer the US economy clear of choppy waters by prolonging the Federal Reserve's expansive asset purchasing scheme. Naturally, the prospect of additional monetary easing had a detrimental effect on demand for the Dollar.

The Pound tanked by just under -2.0 cents against the 'Greenback' on Wednesday as British GDP prospects were hurt by news that the UK Manufacturing Sector sunk to a shock monthly contraction of -1.2% in August, bringing the annualised score down to -0.2%. The downbeat data was accompanied by some worrying Trade Balance figures, showing that the deficit widened by £3.32 billion in August alone.

Sterling recovered slightly on Thursday, rallying back to 1.5980, as the Bank of England elected to leave interest rates unchanged at 0.50% and the level of quantitative easing unmoved at £375 billion. The US Dollar was also hurt by a rather stifling 6-month high Jobless Claims score of 374,000. The poor result, which was significantly higher than the previous weeks' 311,000, is likely to have been influenced by the government shutdown, meaning that the indicator should improve again when the budget debacle is finally over.

GBP/USD retreated again on Friday as UK Construction Output printed at -0.1%, compared to forecasts for a rise of +0.8%. The 'Greenback' was also buoyed by hopes that Republicans and Democrats could be on the verge of clinching a deal to raise the debt ceiling over the weekend…But alas the deal was not reached and the threat of the US government defaulting on its debt obligations returned, which sent the Pound back above 1.6000 when markets reopened for the week.

It is very difficult to predict the direction of GBP/USD this week owing to the uncertainty surrounding the debt ceiling: if policymakers agree on a deal at the eleventh hour, as is widely anticipated/hoped/prayed for, then the Dollar is likely to post a mild recovery against the Pound. 

However, if the political impasse continues and the US government is forced to renege on its debt repayments then the tremors would be felt right across the financial spectrum: risk sentiment would dive, liquidity would freeze up and the US Dollar would likely plummet. This scenario is “unthinkable”, according to ECB President Mario Draghi, so perhaps it is best to focus on the more concrete elements of the economic calendar.

Strong UK jobs figures and Retail Sales results are likely to boost the Pound, but another downtick in CPI inflation to 2.6% could impact demand for UK gilts as speculators scale back their forecasts for the Bank of England's first interest rate hike. Overall the outlook for GBP/USD is extremely mixed, volatility is expected so it could be an idea to secure at least a portion of any trades you have in mind sooner rather than later to avoid any negative market movements. source:candlestick

Rabu, 25 September 2013

Euro bearish breakaway

Euro bearish breakaway,


Senin, 16 September 2013

Perbedaan antara instant execution dan market execution

Harus Anda ketahui apa perbedaan jenis trading execution dari jenis broker yang Anda pilih. Karena hal ini akan sangat berpengaruh terhadap nilai dan jumlah transaksi yang akan Anda jalankan. Broker biasanya menjalankan perintah trading execution kedalam beberapa metode, dua diantaranya, yaitu instant execution dan market execution.
  • Instant Execution adalah proses eksekusi yang berjalan sesuai dengan harga yang Anda inginkan. Pada jenis transaksi ini pihak broker mengambil tanggung jawab sepenuh untuk menjalankan perintah pada harga yang Anda minta baik sell atau buy, atau malah tidak melakukannya sama sekali. Cepat atau lambatnya proses eksekusi yang Anda inginkan sepenuhnya berada ditangan broker. 
Contoh: Anda mengklik “buy” pada pilihan pair GBP/USD pada level 1.58000. Normalnya setelah broker menerima order yang anda minta maka mereka yang akan memutuskan apakah Anda akan mendapatkan level transaksi yang Anda inginkan atau tidak. Anda akan mendapatkan transaksi tepat pada harga tersebut jika Anda beruntung, meskipun sedetik setelah proses eksekusi yang diambil harga bergerak naik atau turun. Seandainya posisi yang Anda dapatkan tidak sesuai dengan yang Anda perintahkan (harga bergerak melawan Anda terlalu jauh) maka ada indikasi bahwa broker tempat Anda bertrading telah melakukan kecurangan.
  • Market Execution adalah proses eksekusi yang berjalan sesuai dengan harga real market. Broker yang menggunakan system transaksi seperti ini akan langsung melempar transaksi para nasabahnya ke market. Pada penggunaan system ini order execution yang didapatkan jauh lebih real dan cepat ketimbang  instant execution.
Contoh: Anda mengklik “buy” pada pilihan pair GBP/USD pada level 1.58000, jika harga tidak berubah maka Anda mendaptkan harga yang sesuai dengan apa yang Anda inginkan GBP/USD 1.58000. Namun jika harga berubah sesaat setelah Anda mengklik pada level tersebut (1.58000 menjadi  1.57990) maka transaksi yang Anda lakukan menghasilkan keuntungan 10 point dari yang Anda rencanakan atau sebaliknya.

Banyak trader yang berasumsi bahwa melalui online broker, account trading yang mereka miliki akan terkoneksi langsung dengan sekuritas market dan trading execution akan dijalankan sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Padahal tidak semua broker bisa menjamin hal tersebut.

Dapat memasang perintah order untuk mengatur parameter orderan SL (stop lose) /TP (taking profit) sebelum Anda membuka posisi adalah keunggulan dari instant execution. Namun dengan sering terjadinya requote (5 hingga 20 detik) apakah anda berpikir hal tersebut sepadan dengan nilai kerugian yang akan anda tanggung nantinya?

Berbeda dengan market execution dimana proses eksekusi yang Anda inginkan berjalan sesuai dengan pergerakan market dengan jaminan penuh tanpa pernah terjadinya requote. Level harga yang didapatkan boleh jadi berbeda dengan level harga yang ditargetkan dan Anda bisa  mendapatkan level harga terbaik yang Anda inginkan.